Manchester City terancam tak dapat segera mengangkat trofi Liga Inggris seandainya jawara. Ini terjadi karena ada perayaan Brighton & Hove Albion yang selama dari degradasi.

Persaingan gelar Liga Inggris musim ini antara City dan Liverpool berlangsung sengit sampai minggu terakhir. The Citizens sekarang memuncaki klasemen dengan 95 skor, unggul satu angka dari The Reds.

Situasi tersebut membuat laga di minggu ke-38 bakal menjadi penentu siapa yang memiliki hak mengangkat trofi Premier League. City semestinya bertandang ke markas Brighton, meskipun Liverpool berlomba di Anfield menghadapi Wolverhampton Wanderers di waktu yang berbarengan.

Dengan seluruh kemungkinan yang masih dapat terjadi, pihak Liga Inggris telah mempersiapkan dua trofi dan dua set medali. Satu trofi absah yang sebelumnya disimpan di markas City akan berada di Amex Stadium, kandang Brighton, sementara satu trofi replika disiapkan di Anfield.

Ini dilaksanakan agar penganugerahan gelar Liga Inggris dapat segera dilaksanakan setelah laga berakhir. Melainkan khusus untuk City, mereka sekarang terancam tak dapat segera mengangkat trofi Liga Inggris seandainya menjadi jawara minggu ini.

Dikabarkan dari Manchester Evening News, hal itu terjadi karena Brighton berharap merayakan keberhasilan mereka bertahan di Liga Inggris musim ini. Penggawa The Seagull akan berada di lapangan saat laga berakhir untuk memberikan penghormatan kepada para fans.

Situasi ini membuat City baru akan diperbolehkan mengangkat trofi setelah perayaan Brighton berakhir. Skuat Chris Hughton yang sekarang berada di urutan ke-17 memang telah dipastikan aman dari jerat degradasi dengan 36 skor dan tak sanggup dikejar tiga tim terbawah Liga Inggris.